web analytics

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK: Targetkan Akreditasi Unggul untuk Prodi PIAUD

uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau secara resmi melaksanakan Asesmen Lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 4 hingga 5 Mei 2026 ini, diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan kampus.

Kehadiran tim asesor disambut hangat oleh jajaran pimpinan universitas. Tampak hadir memimpin penyambutan, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS, S.E., M.Si., Ak., C.A., Wakil Rektor I Prof.H.Raihani, M.Ed, Ph.D, Wakil Rektor II Dr. Alex Wenda S.T, M.Eng, Wakil Rektor III Dr. Hariss Simaremare. M.T dan didampingi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Amirah Diniaty, M.Pd.Kons besera jajaran. Kehadiran pimpinan tertinggi universitas ini menegaskan komitmen kuat institusi dalam mendukung penuh proses verifikasi kualitas pendidikan bagi mahasiswa.

Dalam proses asesmen ini, LAMDIK menghadirkan dua pakar pendidikan sebagai tim asesor, yakni Prof. Rohimi Zamzam, S.Psi., S.H., M.Pd., Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai Asesor 1, dan Dr. Heny Djoehaeni, S.Pd., M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung sebagai Asesor 2. Keduanya bertugas mengevaluasi berbagai aspek strategis, mulai dari kurikulum, standar pengajaran, hingga keselarasan dokumen dengan fakta di lapangan.

Dalam arahannya, Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS, S.E., M.Si., Ak., C.A. menekankan bahwa pendidikan di UIN Suska Riau bukan sekadar transfer ilmu, melainkan upaya pembentukan karakter agar alumni memiliki sifat ikhlas dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains.

Prof. Rohimi Zamzam menyoroti sejumlah isu strategis nasional dalam ranah PAUD. Beliau menegaskan pentingnya mengawal RUU Sisdiknas untuk memperjuangkan kesetaraan guru PAUD non-formal (seperti di KB, SPS, dan TPA) agar mendapatkan akses Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Selain regulasi, ia juga menyoroti krisis figur maskulin dalam pengasuhan anak. Minimnya guru laki-laki di tingkat PAUD dianggap masalah serius di tengah tantangan sosial saat ini. Oleh karena itu, ia mendorong penguatan peran ayah serta mengusulkan “tempat ibadah” sebagai pilar pendidikan kelima untuk melengkapi peran keluarga, sekolah, masyarakat, dan media dalam melindungi generasi mendatang.

Di sisi lain, Dr. Heny Djoehaeni menjelaskan bahwa selama masa verifikasi, tim akan melakukan wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengelola prodi, mahasiswa, alumni, hingga mitra kerja sama. Selain verifikasi administratif, tim juga melakukan peninjauan fasilitas fisik melalui kegiatan campus tour. Tim asesor memberikan apresiasi awal terhadap lingkungan kampus yang dinilai sangat teduh dan menyejukkan.

Melalui rangkaian asesmen lapangan ini, besar harapan agar Program Studi PIAUD UIN Suska Riau dapat meraih predikat Akreditasi Unggul. Capaian tersebut nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas akademik yang mumpuni, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi pendidik anak usia dini yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.