Post Views: 11
uin-suska.ac.id Sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan kampus, PT. Athari Kemilau Indonesia selaku mitra pengelola tenaga kebersihan (cleaning service) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, melakukan inovasi pengolahan limbah hijau pada Rabu pagi, 13 Mei 2026.
Inovasi ini ditandai dengan pembangunan wadah penampungan sampah organik yang diserahkan langsung kepada pihak universitas. Proses pembuatan dan penyerahan enam titik pengolahan sampah ini disaksikan serta diterima langsung oleh Kabag Umum UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Bapak Sarmadi, S.Ag.
Di bawah komando Manajer PT. Athari Kemilau Indonesia, Ibu Suci Lestari, para petugas kebersihan bergerak serentak membangun wadah penampungan yang ditempatkan bersandingan dengan pepohonan. Enam titik tersebut tersebar di area vital kampus, meliputi: Samping jalan akses Gedung Rektorat, Area lingkungan Fakultas, Jalur dua (akses utama jalan masuk dan keluar) UIN Suska Riau.
Wadah ini dirancang khusus untuk mengelola sampah organik seperti dedaunan dan ranting pohon yang kerap menumpuk di area hijau kampus. Sistem yang diterapkan adalah metode degradasi alami di mana sampah akan diendapkan selama satu minggu sebelum diproses lebih lanjut.
“Limbah organik yang terkumpul di enam titik ini akan didiamkan selama seminggu. Setelah itu, tim akan mengambilnya kembali untuk diproses menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi penghijauan kampus kembali,” jelas Ibu Suci Lestari.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sarmadi, S.Ag. memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh PT Athari Kemilau Indonesia. Sinergi ini diharapkan tidak hanya sekadar menjaga kebersihan area kampus secara visual, namun juga mampu menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bernilai guna tinggi.
Langkah ini mempertegas posisi UIN Suska Riau sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap isu lingkungan (Green Campus) melalui kolaborasi aktif dengan mitra profesional dalam pengelolaan limbah domestik.