Post Views: 60

uin-suska.ac.id: Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum pada tanggal 12–13 Mei 2026 di Ruang Senat Universitas Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau. Kegiatan ini mengusung tema “Redesain Kurikulum Berbasis Standar IAPS 5.1: Akselerasi Budaya Mutu untuk Akreditasi Unggul.”
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen FDK UIN Suska Riau dalam memperkuat kualitas akademik dan memperbarui kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri, serta penguatan paradigma integrasi ilmu di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dan pengarahan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Suska Riau, Prof. H. Raihani, M.Ed., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Raihani menegaskan bahwa pelaksanaan review kurikulum memiliki tujuan strategis untuk melakukan penyesuaian terhadap standar akreditasi IAPS 5.1, sekaligus mendukung target universitas dalam meningkatkan capaian program studi unggul. Ia menyampaikan bahwa UIN Suska Riau menargetkan sedikitnya 60 persen program studi memperoleh predikat unggul, serta mempertahankan capaian Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) UIN Suska Riau yang telah berstatus unggul.
Pada sesi utama hari pertama, Prof. H. Raihani, M.Ed., Ph.D. juga menyampaikan materi bertajuk “Paradigma Kurikulum Berbasis Integrasi Ilmu.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya transformasi paradigma pendidikan tinggi Islam dari pendekatan yang bersifat parsial menuju integrasi keilmuan yang sistematis dan aplikatif.
Beliau menjelaskan bahwa integrasi ilmu tidak cukup hanya berupa penggabungan simbolik antara ilmu agama dan ilmu umum, melainkan harus diwujudkan dalam desain kurikulum, proses pembelajaran, produksi pengetahuan, hingga budaya akademik institusi.
Selain itu, kegiatan review kurikulum juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang industri dan profesi, di antaranya sektor komunikasi, travel haji dan umrah, pemberdayaan masyarakat, serta konseling. Kehadiran para praktisi tersebut bertujuan memberikan masukan strategis agar kurikulum program studi di lingkungan FDK lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan masyarakat.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Redesain Kurikulum Berbasis Standar IAPS 5.0 oleh Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T., Anggota Dewan Eksekutif BAN-PT, yang dilaksanakan secara hybrid. Sesi tersebut kemudian diteruskan dengan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan kurikulum program studi bersama para pimpinan dan tim akademik fakultas.
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau, Prof. Dr. Masduki, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis fakultas dalam membangun budaya mutu akademik dan memperkuat daya saing lulusan. “Melalui review kurikulum ini, FDK UIN Suska Riau berupaya menghadirkan kurikulum yang integratif, responsif terhadap kebutuhan industri, serta mendukung pencapaian akreditasi unggul,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FDK UIN Suska Riau berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan visi pengembangan pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing global.