web analytics

BEM UIN Suska Riau Kembali Jadi Tuan Rumah Rakernas BEM Se- Indonesia

Pekanbaru – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN-Suska) Riau kembali adakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BEM se Indonesia di Islamic Center UIN Suska Riau.

 

Sempena pembukaan Rakernas, panitia juga mentaja seminar tentang Indonesia menuju ketahanan dan kemandirian energi dengan menghadirkan, Pengamat Perminyakan Indonesia Dr. Kurtubi, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina, Ugan Gandar dan Bupati Kabupaten Kampar, Jefry Noer sebagai Keynote Speakers. Senin (7/10/2013).

Menurut Pengamat Perminyakan Indonesia Dr. Kurtubi, tata kelola tentang produksi energi negara ini kurang baik. Mestinya dengan sumber daya yang banyak harusnya sangat bisa mensejahterakan masyarakat. Jika dibandingkan dengan Malaysia, Riau lebih besar produksi minyaknya, namun kenapa Malaysia terang benderang dan Riau mati lampu sejam perhari.

“Mustinya Indonesia gak rela menjual energi keluar dengan harga murah”, nilainya.

Sementara, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina, Ugan Gandar, mengungkapkan saat ini pertamina menjadi lembaga sosial. Kedepan mereka berharap diberikan previllage dari negara. Perusahaan asing yang menggali tanah Indonesia harusnya segera menghentikan segera aktivitas produksi energinya, dan dipindahtangankan pada negara karena perpanjangan kontrak hanya membuat negara tidak mandiri.

Salah seorang, peserta seminar dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia Bogor, Azzahra Hidayat, merasa tertarik ini. Sebab Riau sebagai sumber daya energi terbesar, tapi kenyataannya seminar yang berskala nasional ini masih mengalami mati lampu.

“Isu energi harus digodok secara matang, apalagi saat ini pemerintah masih bingung menentukan ke tangan siapakah nantinya Blok Siak akan jatuh,”sarannya (Lestari, Kontributor)

Leave a Reply