Kolom Guru Besar

Mengapa Kita Dihina? (Prof. Dr. Alaidin Koto)

Guru Besar Fiqh Siyasah (Politik Islam) UIN Suska Riau Ketika membaca berita tentang penghinaan dengan menggunakan sebutan “pribumi tiko” yang dilakukan oleh salah seorang calon penumpang  pesawat (warga keturunan) asal Indonesia saat antre di Bandara Changi, Singapura, terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhammad Zaidul Majdi, tanggal 9 April 2017, saya …

Selengkapnya >>

Nilai-nilai Psikoterapi Tawakal (Prof. Dr. Kahirunnas Rajab)

Guru Besar Psikologi Agama UIN Suska Riau   Tawakal, wakil, mutawakil bermakna berserah diri, mewakilkan, dan menyerahkan diri kepada Tuhan setelah melaksanakan aktivitas, berbuat, bertindak, dan berperilaku. Orang yang berserah diri kepada Tuhannya, disebut bertawakal, mutawakil. Bertawakal dengan menyerahkan diri kepada Tuhan artinya, menghimpun aktivitas, bekerja sekuat tenaga, beribadah secara …

Selengkapnya >>

Merenung Ulang Kemerdekaan (Prof. Dr. Syamruddin Nasution)

Guru Besar Sejarah Peradaban Islam UIN Suska Riau Pekanbaru Bersempena dengan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Kemerdekan Republik Indonesia, kita perlu merenung ulang kembali sejarah terbentuknya negara dan bangsa Indonesia ini. Negara ini dulu dibentuk didasari oleh dua persamaan; yaitu persamaan nasib dan keinginan, sama-sama menderita dijajah Belanda dan persamaan …

Selengkapnya >>

Psikoterapi Mahabbah (Prof. Dr. Khairunnas)

Khairunnas Rajab Guru Besar Psikologi Agama UIN Suska Riau Mahabbah, hubbah, dan al-hub Ilahi bermakna cinta, bersangatan cinta, terlalu mencintai, pilihan, fokus yang dicinta, tidak berselang dan tidak berpaling kepada cinta yang lain. Mahabbah merupakan kata-kata yang seringkali dihubungkan  dengan para sufi, salikin, dan para mutaqarib yang selalu ingin dekat …

Selengkapnya >>

Psikoterapi Ihsan untuk Kesehatan Jiwa (Prof. Dr. Khairunnas Rajab)

Guru Besar Psikologi Agama UIN Suska Riau Perbuatan, tindakan, dan perilaku baik mestilah dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas, sehingga melahirkan pahala dan kebaikan bagi siapapun. Setiap perbuatan, tindakan, dan perilaku baik yang ditunaikan dengan niat yang ikhlas, seyogyanya bermanifestasi positif dan bermanfaat bagi kehidupan kemanusiaan.  Perbuatan, tindakan, dan …

Selengkapnya >>

Bermanfaat (Prof. Dr. H. M. Nazir)

Ketua Senat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Tujuan puasa adalah mencapai ketakwaan. Ketakwaan adalah memelihara diri dari segala yang membahayakan dan menyengsarakan hi­dup, dengan melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Ketakwaan dapat dipandang sebagai ukuran derajat kemanusiaan manusia. Semakin tinggi ketakwaan seseorang, semakin tinggi derajat kemanusiaannya. Ketakwaan dalam …

Selengkapnya >>

Bulan Sedekah (Prof. Dr. Ilyas Husti)

Direktur Pascasarjana UIN Suska Riau Ramadan adalah bulan yang amat istimewah, dan memiliki keutamaan-keutamaan yang luar biasa. Ramadan juga memilki berbagai julukan atau sebutan sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, di antara julukannya itu adalah bulan derma. Derma dalam bahasa agama disebutdengan infak dan sedekah. Kedua kata ini banyak …

Selengkapnya >>

Pembentuk Jiwa dan Akhlak (Prof. Dr. Akhmad Mujahidin)

Guru Besar UIN Suska Riau Ibadah sekurang-kurangnya mengandung dua hal pokok. Yakni primer (wajib) dan yang sekunder (sunat). Yang wajib, kalau dikerjakan mendapat pahala, kalau ditinggalkan mendapat dosa. Dalam hal yang wajib, tidak ada pilihan, harus dikerjakan. Yang sunat, kalau dikerjakan mendapat pahala, kalau ditinggalkan tidak mendapat apa-apa. Dalam hal …

Selengkapnya >>

Psikoterapi Takwa (Prof. Dr. Khairunnas Rajab)

Guru Besar Psikologi Agama UIN Suska Riau TAKWA adalah kata sifat yang memiliki makna konfrehensif me­ngenai perilaku saleh yang ditandai dengan bersinerginya elemen kejiwaan antara hati, nafsu, dan akal dalam mewujudkan kebaikan, keridhaan, dan keikhlasan. Kebaikan yang dilahirkan takwa atau ketakwaaan adalah kebai­kan yang memenuhi standar syariah, norma, istiadat, susila, …

Selengkapnya >>