Post Views: 188
uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau melalui Pusat Pengembangan Karir dan Alumni/Career Development Center (CDC) Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Pelacakan Alumni (Tracer Study) pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Senat Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau.
Kegiatan ini ditaja oleh Kepala Pusat Pengembangan Karir dan Alumni/CDC UIN Suska Riau, Idria Maita, S.Kom., M.Sc., MCE., di bawah koordinasi Lembaga Penjaminan Mutu UIN Suska Riau. Workshop ini dilaksanakan sebagai langkah strategis universitas dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data alumni, memperkuat layanan pengembangan karier, serta mendorong pemanfaatan hasil tracer study sebagai dasar evaluasi mutu pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Workshop mengangkat tema “Peran Lembaga dalam Mempersiapkan Mahasiswa Meraih Peluang Magang dan Karier.” Tema ini menegaskan bahwa kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh dukungan kelembagaan yang sistematis. Perguruan tinggi perlu menyediakan layanan informasi karier, akses peluang magang, pendampingan pengembangan kompetensi, penguatan soft skill, serta jejaring kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, instansi pemerintah, dan mitra profesional.
Melalui tema tersebut, UIN Suska Riau menempatkan program studi, fakultas, LPM, CDC, dan unit terkait sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem pengembangan karier mahasiswa dan alumni. Lembaga tidak hanya berperan sebagai pelaksana administrasi akademik, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu mahasiswa memahami kebutuhan pasar kerja, mengenali potensi diri, serta memperoleh peluang magang dan karier yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Tema ini juga berkaitan erat dengan penguatan tracer study, karena data alumni menjadi dasar penting dalam mengevaluasi kurikulum, memetakan kompetensi lulusan, dan menyusun strategi kemitraan dengan pengguna lulusan.
Acara diawali dengan laporan kegiatan dari LPM UIN Suska Riau yang disampaikan oleh Sekretaris LPM, Ismu Kusumanto, S.T., M.T. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa tracer study memiliki fungsi penting dalam mendukung penjaminan mutu perguruan tinggi. Data alumni yang valid dan terkelola dengan baik dapat menjadi rujukan bagi program studi dalam membaca masa tunggu lulusan, kesesuaian bidang kerja, tingkat serapan lulusan, serta kebutuhan kompetensi yang berkembang di dunia kerja.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Suska Riau, Prof. Raihani, M.Ed. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penguatan sistem pelacakan alumni yang lebih terukur dan berkelanjutan. Menurutnya, tracer study bukan sekadar instrumen pengumpulan data, tetapi merupakan bagian dari mekanisme evaluasi akademik yang dapat digunakan untuk memperbaiki kurikulum, meningkatkan layanan mahasiswa, dan memperkuat daya saing lulusan.
Prof. Raihani juga menyoroti tantangan perguruan tinggi dalam meningkatkan partisipasi alumni dalam pengisian tracer study. Partisipasi alumni yang rendah dapat memengaruhi kualitas data dan ketepatan analisis yang digunakan oleh program studi maupun fakultas. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih efektif agar alumni memiliki kesadaran dan keterlibatan aktif dalam memberikan umpan balik terhadap proses pendidikan yang telah mereka tempuh.
Pada sesi inti, workshop menghadirkan Iit Susanti, S.Sos., M.Ak., Pengantar Kerja Ahli Muda Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Riau, sebagai narasumber. Sesi ini dimoderatori oleh Idria Maita, S.Kom., M.Sc., MCE. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya kesiapan lembaga pendidikan tinggi dalam mendukung mahasiswa dan alumni menghadapi dunia kerja. Perguruan tinggi perlu membangun sistem layanan karier yang adaptif, memperkuat jejaring dengan dunia kerja, serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Selain membahas strategi pelacakan alumni, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara universitas, program studi, alumni, dan pengguna lulusan. Tracer study dapat memberikan gambaran mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan studi, termasuk masa tunggu memperoleh pekerjaan, bidang pekerjaan yang ditekuni, tingkat kesesuaian kompetensi, serta masukan dari dunia kerja terhadap kualitas lulusan. Informasi tersebut menjadi bahan penting bagi program studi dalam melakukan evaluasi kurikulum, penguatan pembelajaran, dan penyusunan program pengembangan karier mahasiswa.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi di lingkungan UIN Suska Riau dan perwakilan alumni. Kehadiran pimpinan program studi menjadi penting karena program studi merupakan unit akademik yang berhubungan langsung dengan proses pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, pengelolaan data alumni, dan tindak lanjut hasil tracer study. Perwakilan alumni juga memberikan masukan terkait dengan pengembangan dan pelaksaan proses magang yang dapat memberikan dampak kepada mahasiswa saat di dunia kerja nantinya.
Melalui workshop ini, UIN Suska Riau berharap pelaksanaan tracer study dapat terus ditingkatkan, baik dari aspek partisipasi alumni, kualitas instrumen, validitas data, pengelolaan sistem informasi, maupun pemanfaatan hasilnya untuk pengambilan kebijakan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran CDC sebagai pusat layanan pengembangan karier dan alumni yang mampu mendukung mahasiswa sejak masa studi hingga memasuki dunia kerja.
Dengan penguatan tracer study dan layanan karier yang lebih terarah, UIN Suska Riau diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, memiliki kesiapan profesional, adaptif terhadap perubahan dunia kerja, serta mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia industri.