Post Views: 397
uin-suska.ac.id Program Kurnia Wakaf Al-Quran yang diketuai oleh Bapak Fahri Yasin terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung para penghafal Al-Quran, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Selama kurang lebih empat tahun berjalan, program mulia ini telah sukses mendistribusikan lebih dari 3.000 mushaf Al-Quran. Bantuan mushaf ini disalurkan kepada berbagai kelompok masyarakat, khususnya didedikasikan untuk memfasilitasi pelajar tingkat sekolah menengah atas, pondok pesantren, dan mahasiswa yang sedang berjuang dalam proses menghafal Al-Quran hingga 30 juz.
Sebagai bentuk rasa syukur dan pengakuan atas manfaat besar dari program tersebut, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau memberikan apresiasi resmi. Momen istimewa ini ditandai dengan prosesi penyerahan piagam penghargaan secara langsung oleh perwakilan rektorat Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau kepada tim Kurnia Wakaf Al-Quran. Melalui penghargaan ini, pihak kampus berharap dapat memberikan dukungan moral agar kegiatan wakaf yang bernilai amal jariah ini terus berlanjut dan membawa keberkahan di masa depan.
Dukungan kelengkapan fasilitas bagi mahasiswa tahfidz ini sangat sejalan dengan fokus utama Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dalam membangun karakter spiritual mahasiswanya. Untuk mewadahi penanaman ilmu agama, adab, dan etika Islam, pihak rektorat saat ini tengah memfokuskan perluasan kapasitas Ma’had (asrama) agar kelak mampu menampung 5.000 hingga 7.000 mahasiswa baru. Fasilitas asrama ini, bersamaan dengan upaya penyelesaian pembangunan masjid kampus yang ditargetkan menjadi ikon Provinsi Riau, menjadi sangat krusial mengingat latar belakang mahasiswa yang beragam, termasuk dari SMA umum.
Lebih jauh, landasan karakter spiritual yang dibangun melalui dukungan wakaf Al-Quran dan program asrama ini akan disempurnakan dengan pengembangan kualitas akademik kampus. Saat ini, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau tengah mematangkan persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran dengan menyusun kurikulum dan membuka rekrutmen dosen pendidik. Langkah strategis ini melengkapi delapan fakultas yang sudah ada guna mewujudkan visi besar universitas: mencetak sarjana muslim paripurna yang cerdas secara keilmuan, kuat secara spiritual, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.