Post Views: 137
uin-suska.ac.id Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru menyatakan kesiapan dan komitmen penuhnya untuk bertransformasi menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama. Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan strategis bersama Tim Akselerasi Pembentukan Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, yang berlangsung tanggal 28 Januari 2026 pada hari ketiga Workshop Strategi Pembentukan Prodi Kedokteran Dan Profesi Dokter pada Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi RS Madani, di antaranya Direktur RSD Madani, Bapak Ir. Adi Darma, serta Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Bapak Mus Alimin, S.Ag., M.Si. Turut hadir pula tenaga medis senior, dr. Lucy, yang mendampingi diskusi bersama seluruh anggota Tim Akselerasi UIN Suska Riau.
Dalam agenda utama pertemuan, Direktur RSD Madani, Bapak Ir. Adi Darma, memaparkan materi komprehensif mengenai profil terkini rumah sakit milik Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut. Beliau menjelaskan secara rinci berbagai fasilitas unggulan serta ketersediaan poliklinik (Poli) yang kini telah beroperasi melayani masyarakat.
“Pemaparan profil dan ketersediaan poli ini bukan sekadar informasi, melainkan bukti keseriusan kami. RS Madani memiliki visi besar dan komitmen kuat untuk menjadi rumah sakit pendidikan yang mumpuni bagi calon-calon dokter masa depan, khususnya dari UIN Suska Riau,” ujar pihak manajemen dalam pemaparannya.
Kehadiran berbagai poliklinik dengan fasilitas pendukung yang lengkap menjadi modal utama RS Madani dalam memenuhi standar sebagai wahana pendidikan kedokteran. Sinergi ini diharapkan tidak hanya mempercepat terwujudnya Fakultas Kedokteran di UIN Suska Riau, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Provinsi Riau melalui lahirnya tenaga medis yang berkualitas.
Dukungan dari manajemen RS Madani ini disambut positif oleh Tim Akselerasi Pembentukan Prodi Kedokteran UIN Suska Riau, yang menilai kolaborasi ini sebagai langkah maju yang krusial dalam persiapan pendirian program studi baru tersebut