Post Views: 301
uin-suska Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau terus mematangkan rencana pendirian Fakultas Kedokteran. Sebagai bagian dari tahapan persiapan, Rektor UIN Suska Riau bersama jajaran pimpinan universitas meninjau langsung gedung yang direncanakan menjadi pusat aktivitas Fakultas Kedokteran, Jumat (23/1/2026).
Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Suska Riau dan diikuti Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, serta Wakil Rektor III. Turut hadir sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Badan Layanan Umum (BLU), serta Kepala Bagian Umum.
Gedung yang ditinjau merupakan bangunan tiga lantai yang sebelumnya digunakan sebagai Gedung Dekanat Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Gedung tersebut direncanakan akan dialihfungsikan sepenuhnya untuk mendukung operasional Fakultas Kedokteran, mulai dari kantor dekanat, ruang administrasi, ruang dosen, ruang perkuliahan, hingga fasilitas penunjang akademik lainnya.
Rektor UIN Suska Riau menegaskan bahwa gedung tersebut harus dipersiapkan secara optimal agar memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Menurutnya, pembenahan dan penyesuaian sarana prasarana menjadi langkah mendesak dalam mendukung proses perizinan dan akreditasi fakultas ke depan.
“Gedung ini harus benar-benar siap digunakan untuk mendukung operasional Fakultas Kedokteran. Penataan ruang, kelengkapan fasilitas, dan standar pendukung lainnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan kedokteran,” ujar Rektor di sela-sela peninjauan.
Selain gedung dekanat, Rektor juga menyoroti kesiapan ruang perkuliahan dan laboratorium. Ia menekankan bahwa laboratorium merupakan elemen krusial dalam pendidikan kedokteran dan harus dirancang sesuai standar, baik dari sisi keamanan, tata ruang, maupun kelengkapan peralatan.
Pendirian Fakultas Kedokteran ini menjadi bagian dari upaya UIN Suska Riau dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan kedokteran di Provinsi Riau, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan Islam dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan layanan kesehatan.