Post Views: 227
Pekanbaru, 27 Desember 2025 — Prestasi akademik tingkat internasional kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Salah seorang mahasiswa Prodi SAA, Muhammad Faiz Iqbal, berhasil meraih Best Presenter Award dengan paper berjudul “Digital Education and the Reconfiguration of Religious Knowledge among Sakai Indigenous Youth: A Digital Religion Perspective”, pada The 2nd International Conference on Islamic Studies and Social Sciences (ICISSS) 2025, sebuah forum ilmiah internasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi.
Penghargaan Best Presenter Award diberikan setelah panitia dan tim juri konferensi melakukan penilaian mendalam dan komprehensif terhadap seluruh presenter yang dinyatakan lolos dan tampil dalam sesi paralel. Proses evaluasi tidak hanya mempertimbangkan kualitas naskah ilmiah, tetapi juga mencakup kejelasan penyampaian, kekuatan argumentasi, penguasaan materi, serta kemampuan presenter dalam merespons diskusi dan pertanyaan audiens secara akademik dan kritis.
ICISSS 2025 dikenal sebagai forum akademik dengan proses seleksi dan penilaian yang ketat. Seluruh peserta yang berpartisipasi telah melalui tahap seleksi abstrak, verifikasi kelayakan akademik, hingga presentasi ilmiah yang dinilai langsung oleh reviewer dan akademisi berpengalaman di bidang kajian Islam dan ilmu sosial. Dari keseluruhan presenter yang tampil, hanya peserta dengan performa terbaik yang dinilai layak menerima penghargaan Best Presenter.
Capaian ini menempatkan mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama UIN Suska Riau sejajar dengan presenter terbaik dari berbagai institusi nasional dan internasional yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa Prodi SAA memiliki daya saing akademik global, khususnya dalam forum ilmiah internasional yang menuntut kualitas riset dan komunikasi akademik yang tinggi.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian individual, tetapi juga mencerminkan iklim akademik Prodi Studi Agama-Agama yang mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan riset, publikasi, dan presentasi ilmiah di tingkat internasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta berani tampil dan berkontribusi dalam ruang-ruang akademik global.