Post Views: 262

uin-suska.ac.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI kembali menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi strategis antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di seluruh Indonesia, Selasa (14/4/2026). Sinergi ini dinilai krusial dalam meningkatkan efektivitas program kementerian sekaligus memperluas dampak nyata bagi masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan dalam forum yang dihadiri para rektor PTKIN dan pimpinan Kanwil Kemenag. Dalam kesempatan itu, Sekjen menyoroti capaian kinerja Kementerian Agama yang berhasil menempati posisi kedua secara nasional, sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik ke depan.

Selain itu, Sekjen juga menekankan pentingnya penguatan peran kelembagaan PTKIN di tengah dinamika pendidikan tinggi keagamaan. Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren melalui regulasi terbaru disebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam, termasuk pengembangan Ma’had Aly sebagai pusat kaderisasi ulama.
Dalam arahannya, Sekjen turut mengingatkan pentingnya implementasi program prioritas Kementerian Agama, salah satunya program ekoteologi. Program ini diharapkan tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan secara nyata melalui pengelolaan lingkungan kampus yang berkelanjutan, seperti efisiensi energi dan pengolahan sampah berbasis inovasi.
Forum strategis ini juga mendorong perluasan kerja sama antara PTKIN dan Kanwil dalam pengelolaan filantropi Islam, termasuk zakat dan wakaf. Potensi besar di bidang ini diharapkan dapat dikelola secara profesional untuk mendukung pembangunan berkelanjutan serta melahirkan sumber daya manusia yang kompeten.
Salah satu peserta kegiatan, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penguatan kolaborasi tersebut. Ia menilai sinergi antara PTKIN dan Kanwil Kemenag merupakan langkah strategis dalam mempercepat transformasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan program-program Kementerian Agama dapat diimplementasikan secara lebih efektif di daerah. Kami di UIN Suska Riau menyambut baik arahan Sekjen dan siap berkontribusi aktif dalam memperkuat sinergi ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan kerja sama lintas lembaga akan membuka peluang inovasi, baik dalam bidang akademik, pengabdian masyarakat, maupun pengelolaan sumber daya berbasis nilai-nilai keislaman.
Dengan adanya dorongan kolaborasi strategis ini, PTKIN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu keislaman, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.