web analytics

UIN Suska Riau Perkuat Dukungan Fakultas Kedokteran, Program Beasiswa, dan Penguatan KKN

uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)/Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kepala Daerah se-Provinsi Riau pada Rabu (11/2/2026) di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Suska Riau. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Penempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, M.S., S.E., M.Si., Ak., CA, menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran, perluasan program beasiswa, serta optimalisasi program KKN berbasis kebutuhan daerah.

Salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah dukungan pemerintah daerah terhadap progres pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Suska Riau. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjawab kebutuhan tenaga medis di Provinsi Riau.

Pembukaan Fakultas Kedokteran diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan kedokteran bagi putra-putri daerah, menjawab kebutuhan tenaga medis yang profesional dan berintegritas, mendukung pemerataan layanan kesehatan di kabupaten/kota, mengintegrasikan nilai keislaman, kemanusiaan, dan profesionalisme dalam pendidikan kedokteran.

Melalui MoU ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan dalam bentuk kerja sama rumah sakit jejaring, fasilitas praktik, kolaborasi riset kesehatan, serta dukungan kebijakan yang mempercepat realisasi Fakultas Kedokteran.

Lebih lanjut, alam upaya memperluas akses pendidikan tinggi, UIN Suska Riau terus memperkuat berbagai skema beasiswa bagi mahasiswa, antara lain Beasiswa KIP Kuliah, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa Cendekia Baznas, Beasiswa BSI Scholarship, Beasiswa YBM PLN (Wilayah dan Pusat), Beasiswa PTPN V, dll.

Melalui sinergi dengan kepala daerah, UIN Suska Riau mendorong peningkatan kuota dan pemerataan penerima beasiswa bagi mahasiswa dari seluruh kabupaten/kota di Riau, khususnya dari keluarga kurang mampu dan daerah terpencil. Rektor menegaskan bahwa “pendidikan tinggi harus menjadi instrumen mobilitas sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah” tegas Prof Leny Nofianti.

Selain pengembangan akademik dan pembiayaan pendidikan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya optimalisasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui FGD Penempatan KKN, UIN Suska Riau bersama pemerintah daerah menyepakati penguatan KKN yang selaras dengan program prioritas pembangunan daerah, dan mendukung program pengentasan kemiskinan, stunting, dan literasi pendidikan

FGH untuk KKN Mahasiswa juga bertujuan agar program-kegiatan yang dilaksanakan berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi lokal dengan mengintegrasikan nilai ekoteologi, cinta lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan. Rektor menegaskan bahwa KKN diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi instrumen nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat Riau.

Dalam sambutannya, Rektor juga memaparkan berbagai capaian strategis UIN Suska Riau, di antaranya Akreditasi Institusi UNGGUL (BAN-PT Tahun 2024), implementasi aplikasi kinerja pegawai dan digitalisasi sistem akademik, penerapan SISTER untuk penguatan tata kelola dosen, launching UaZ dan Waqf Center UIN Suska Riau, progres pengajuan paten tahun 2025, pengusulan UIN Suska Riau ke World University Ranking (WUR), dan penguatan layanan disabilitas.

Dengan semangat “Maju Dengan Inovasi, Unggul Dengan Aksi”, UIN Suska Riau terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang adaptif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Dukungan terhadap Fakultas Kedokteran, perluasan beasiswa, serta penguatan program KKN diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Riau.