Post Views: 25
uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menyelenggarakan kegiatan Sharing Pengisian dan Manfaat Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dalam rangka persiapan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara online pada Senin, 3 Februari 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. H. Raihani, S.Ag., M.Ed., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sultan Syarif Kasim Riau, sebagai narasumber utama. Acara ini diikuti oleh para pimpinan satuan pendidikan setingkat Madrasah Aliyah, operator sekolah, serta guru termasuk pengasuh dari berbagai pondok pesantren di se-Propinsi Riau.
Dalam pemaparannya, Prof. Raihani menjelaskan bahwa SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh PTKIN di Indonesia dan dikoordinasikan langsung oleh panitia yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa berprestasi yang secara konsisten menunjukkan capaian akademik unggul selama masa studi.
Lebih lanjut disampaikan bahwa PDSS memiliki peran yang sangat krusial dalam proses seleksi SPAN-PTKIN. PDSS merupakan basis data resmi yang dikelola oleh SNPMB dan menjadi dasar utama penilaian seleksi. Oleh karena itu, ketepatan dan kelengkapan pengisian data PDSS oleh satuan pendidikan menjadi faktor penentu kelulusan siswa pada jalur SPAN-PTKIN.
“Tanpa melakukan pembaruan dan pengisian PDSS, siswa tidak dapat mengikuti seleksi SPAN-PTKIN. PDSS bukan data tambahan, melainkan fondasi utama dalam proses seleksi,” tegas Prof. Raihani.
Dalam kegiatan ini, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS, SE.,M.Si,Ak berharap pihak sekolah dapat lebih memahami teknis pengisian PDSS serta menyadari pentingnya akurasi data rapor dan identitas siswa. Dengan demikian, peluang siswa terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke PTKIN melalui jalur prestasi dapat semakin optimal.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M. Pd., melalui arahannya menegaskan pentingnya peran satuan pendidikan dalam menyukseskan pelaksanaan SPAN-PTKIN 2026, khususnya melalui pengisian dan pembaruan data PDSS secara tepat waktu, akurat, dan bertanggung jawab. Kanwil Kemenag Riau meminta seluruh madrasah dan satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama RI agar menjadikan pengelolaan PDSS sebagai prioritas utama demi menjaga hak dan peluang siswa terbaik.
Kanwil Kemenag Riau juga mengingatkan bahwa PDSS merupakan basis data resmi yang menjadi dasar utama dalam proses seleksi SPAN-PTKIN. Kesalahan atau keterlambatan pengisian data berpotensi merugikan siswa, sehingga koordinasi yang baik antara kepala madrasah, operator, dan guru sangat diperlukan.
“Tanpa pembaruan PDSS, siswa tidak dapat mengikuti seleksi SPAN-PTKIN. Oleh karena itu, seluruh satuan pendidikan diharapkan proaktif dan disiplin dalam melakukan verifikasi data,” demikian arahan yang disampaikan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Sultan Syarif Kasim Riau dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam bagi generasi muda Indonesia.