Post Views: 375
uin-suska.ac.id Provinsi Riau kembali mengukir sejarah gemilang dalam upaya pelestarian budaya Melayu melalui pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan 6000 orang penari Zapin massal. Acara yang digelar dengan megah ini melibatkan ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan yang memadati lokasi acara. Riuh rendah tepuk tangan dan alunan musik gambus mengiringi gerak serempak para penari yang bertekad mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning di kancah nasional.
Di tengah kemeriahan tersebut, Universitas Islam Negeri Suska Riau menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pelestarian budaya lokal. Kehadiran institusi pendidikan Islam terbesar di Riau ini diwakili langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Harris Simaremare, S.T., M.T. Beliau hadir mewakili Rektor UIN Suska Riau untuk memberikan dukungan moral sekaligus apresiasi terhadap inisiatif besar yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu gerak irama budaya ini.
Peran serta UIN Suska Riau dalam perhelatan akbar ini tidak hanya terbatas pada kehadiran pimpinan, melainkan juga kontribusi langsung di lapangan. Sorotan utama tertuju pada partisipasi aktif anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Suska Riau yang turun langsung sebagai peserta Tari Zapin. Dengan balutan Kebaya Laboh Kekek yang anggun dan menawan, para ibu-ibu Dharma Wanita UIN Suska Riau tampak luwes dan penuh semangat mengikuti setiap rentak tari, membaur harmonis dengan ribuan penari lainnya.
Dr. Harris Simaremare, di sela-sela acara, menyampaikan rasa bangganya atas keterlibatan keluarga besar UIN Suska Riau. Menurutnya, partisipasi Dharma Wanita dalam memecahkan rekor MURI ini adalah bukti nyata bahwa lingkungan akademis tidak hanya berfokus pada keilmuan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat kearifan lokal. “Kehadiran kami, khususnya semangat ibu-ibu Dharma Wanita, adalah wujud cinta UIN Suska terhadap budaya Melayu yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Acara pemecahan rekor ini ditutup dengan penyerahan piagam MURI yang disambut sorak sorai para peserta. Kontribusi UIN Suska Riau, baik melalui kehadiran representatif Dr. Harris Simaremare maupun aksi nyata Dharma Wanita, menjadi warna tersendiri yang memperkaya kesuksesan acara tersebut. Momentum ini diharapkan dapat terus memacu semangat civitas akademika UIN Suska Riau untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan kebudayaan Riau di masa mendatang.