web analytics

UIN Suska Riau Gandeng UIN Malang Matangkan Tata Kelola Anggaran Pendirian Fakultas Kedokteran

uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menggelar rapat koordinasi strategis bersama perwakilan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan “FKIK” – UIN Maulana Malang Ibrahim (Malang), hari ini. Pertemuan ini difokuskan secara khusus pada pembahasan tata cara penggunaan dan pengelolaan anggaran untuk percepatan pendirian Fakultas Kedokteran di UIN Suska Riau. Langkah ini diambil sebagai upaya benchmarking, mengingat UIN Malang telah lebih dulu sukses mengelola Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dengan tata kelola yang baik.

Dalam rapat tersebut, diskusi mendalam dilakukan terkait pos-pos krusial yang memerlukan alokasi dana besar, seperti pengadaan sarana laboratorium , peralatan medis berstandar internasional, hingga pembangunan gedung perkuliahan yang spesifik. Pihak UIN Malang membagikan pengalaman teknis (best practices) mengenai mekanisme penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang efektif agar penyerapan anggaran dapat berjalan maksimal namun tetap efisien dalam masa persiapan pendirian fakultas baru ini.

Rektor UIN Suska Riau menekankan bahwa aspek akuntabilitas keuangan menjadi prioritas utama dalam proyek strategis ini. Beliau menggarisbawahi pentingnya memahami regulasi penggunaan anggaran Badan Layanan Umum (BLU) maupun BOPTN untuk belanja modal alat kesehatan yang memiliki spesifikasi khusus. Sinergi dengan UIN Malang diharapkan dapat meminimalisir risiko kesalahan administrasi dalam proses pengadaan (procurement) yang sering menjadi kendala teknis di lapangan.

Selain infrastruktur fisik, pertemuan ini juga menyoroti strategi penganggaran untuk pemenuhan Sumber Daya Manusia. Kedua institusi membahas skema pembiayaan untuk perekrutan dan pengembangan kapasitas dosen spesialis serta tenaga laboran medis. Hal ini dinilai vital untuk memastikan rasio dosen dan mahasiswa memenuhi standar akreditasi unggul sejak awal fakultas beroperasi, tanpa membebani arus kas universitas secara berlebihan di tahun-tahun pertama.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk menyusun pedoman teknis penggunaan anggaran yang akan menjadi acuan bagi Tim Task Force Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Suska Riau. Dengan adanya pendampingan intensif dari UIN Malang, UIN Suska Riau optimistis dapat segera merealisasikan berdirinya Fakultas Kedokteran yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga tertib secara administrasi keuangan, guna menjawab kebutuhan tenaga medis di Provinsi Riau.