Post Views: 205

uin-suska.ac.id – Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti MS, SE, M.Si, Ak, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Lokakarya Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2025 yang diadakan di Jakarta pada tanggal 15 Desember 2025. Pertemuan tingkat nasional ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kemenag, para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta kepala kanwil Kemenag dari seluruh Indonesia.
Kegiatan yang mengusung tema strategis mengenai persiapan umat masa depan dan penguatan tata kelola birokrasi ini dibuka langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan dua poin krusial yang harus menjadi landasan kerja seluruh unit di bawah naungan Kementerian Agama, yakni komitmen dan kedisiplinan.
Meneguhkan Komitmen dan Kedisiplinan Menteri Agama menegaskan bahwa transformasi institusi tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kedisiplinan yang mumpuni dari para pimpinan satuan kerja. Menteri meminta agar seluruh rektor PTKIN, termasuk UIN Suska Riau, untuk terus meningkatkan pengawasan internal dan memastikan program kerja selaras dengan visi besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.
Menanggapi arahan tersebut, Rektor UIN Suska Riau menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan poin-poin hasil lokakarya di lingkungan kampus. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen UIN Suska Riau untuk terus bersinergi dengan kebijakan pusat. Kedisiplinan bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga tentang integritas dalam mengelola anggaran dan menjalankan program akademik demi kemajuan mahasiswa,” tegas Prof. Leny.
Wawasan Strategis Masa Depan Umat Selain penguatan disiplin, Rakernas ini juga menjadi ajang diskusi mengenai tantangan umat di masa depan. Fokus utama pembahasan mencakup digitalisasi layanan keagamaan, penguatan moderasi beragama di lingkungan kampus, serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi agar mampu bersaing di kancah internasional.
UIN Suska Riau, sebagai salah satu universitas Islam terkemuka di Sumatera, dipandang memiliki peran strategis dalam mewujudkan peta jalan (roadmap) Kemenag 2025. Hal ini mencakup pengembangan riset yang berdampak langsung pada masyarakat serta penciptaan ekosistem kampus yang inklusif dan inovatif.
Langkah Strategis UIN Suska Riau Hasil dari lokakarya ini akan segera ditindaklanjuti melalui rapat kerja internal di lingkungan UIN Suska Riau. Rektor berharap, melalui partisipasi dalam forum nasional ini, UIN Suska Riau dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan universitas yang transparan dan akuntabel.
“Kami membawa pulang semangat baru untuk melakukan percepatan. Fokus kita ke depan adalah bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kemajuan teknologi, sesuai dengan arahan Menteri Agama untuk mempersiapkan umat yang adaptif terhadap perubahan zaman,” tambahnya.
Partisipasi aktif UIN Suska Riau dalam agenda nasional ini diharapkan mampu memperkokoh posisi universitas dalam mendukung program-program prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.