Post Views: 345
uin-suska.ac.id Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau menyelenggarakan Pelatihan Pendamping Peningkatan Budaya Mutu Perguruan Tinggi pada 15–17 September 2025 dan 23 September 2025 bertempat di Ruang Senat Lantai 5 Rektorat. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), audit mutu internal, serta sertifikasi SNI/ISO 17024.
Pelatihan resmi dibuka pada Senin, 15 September 2025, dengan arahan Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Dr. Harris Simaremare, MT. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya budaya mutu sebagai pondasi dalam tata kelola perguruan tinggi modern.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang dosen perwakilan dari masing-masing fakultas. Para peserta diharapkan mampu memperoleh gelar non-akademik Certified Internal Islamic Quality Auditor (CIIQA) setelah melalui proses pelatihan dan ujian.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi terkait pemahaman dan perencanaan audit mutu internal yang disampaikan oleh Dr. Yudi Chadrin, STP., M.Agr, serta praktik penyusunan instrumen evaluasi diri dan Program Kerja Audit (PKA) oleh Dr. Warcito, SP., MM.
Hari kedua difokuskan pada praktik pelaksanaan audit mutu internal, mulai dari penyusunan kertas kerja audit hingga simulasi visitasi. Materi ini kembali dibimbing oleh Dr. Yudi Chadrin, STP., M.Agr dan Dr. Warcito, SP., MM.
Memasuki hari ketiga, peserta mempresentasikan hasil audit sekaligus melaksanakan simulasi Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Kegiatan kemudian ditutup dengan post-test serta penutupan resmi oleh panitia pelaksana.
Selanjutnya, pada Selasa, 23 September 2025, peserta akan menjalani uji kompetensi auditor internal. Ujian ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Pribadiiono, Moh. Hafiidudin, S.E., MM, bersama LSP Quantum sebagai lembaga sertifikasi. Uji kompetensi ini menjadi puncak kegiatan sekaligus tolok ukur standar auditor mutu internal perguruan tinggi berbasis SNI/ISO 17024.
Melalui pelatihan ini, UIN Suska Riau berkomitmen memperkuat budaya mutu dan tata kelola pendidikan tinggi, sehingga mampu menghadirkan layanan akademik yang unggul, berdaya saing, serta sejalan dengan standar mutu internasional.