web analytics

Riwayat Hidup Guru Besar Ilmu Teknik Informatika, Prof. Dr. Hj. Okfalisa, ST.,M.Sc

RIWAYAT HIDUP
Nama: Dr. Okfalisa, ST, MSc putri melayu Riau, lahir di kota Selat Panjang, 28 Oktober
1977. Ayahnya H. Muhairi Muhammad asli Selat Panjang, bekerja sebagai Pegawai Negeri di
kantor Syahbandar Selatpanjang dan ibunya Hj. Darisah Darwis seorang ibu rumah tangga
yang lahir di Bagan Siapiapi. Dr. Okfalisa adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang
kesemuanya adalah perempuan. Sama halnya dengan kehidupan kebanyakan anak-anak di
Selatpanjang, beliau berasal dari keluarga melayu yang relatif tidak sulit untuk meraih
pendidikan di sekolah dengan latar belakang kehidupan orang tua yang sangat mendukung
dunia pendidikan dan dikelilingi oleh keluarga yang berprofesi sebagai tenaga didik, guru dan
kepala sekolah. Diantara tiga bersaudara, Dr. Okfalisa sedikit berbeda terutama dalam hal
kesehatan termasuk anak yang mudah sakit dan sering mengalami kejang atau step disaat
demam panas. Pengobatanpun selalu dilakukan dengan tingkat proteksi orang tua yang luar
biasa. Bahkan kakak dan adikpun ikut membantu menjaga agar kondisi kesehatan dan
perasaannya selalu nyaman hingga diusia 5 tahun.
Tuntutan pekerjaan dan jabatan ayahanda menyebabkan kepindahan keluarga dari
Selatpanjang menuju ke Pekanbaru. Besar harapan Pekanbaru memberikan peluang pekerjaan
maupun pendidikan yang lebih baik bagi keluarga. Okfalisa kecil yang saat itu berusia lebih
kurang 6 tahun ikut diboyong bersama dan melanjutkan pendidikan Taman Kanak (TK) YLPI,
SD005, SMP3, dan SMA 6 yang sekarang dikenal SMU 8 di Pekanbaru. Setiap pengambilan
lapor di sekolah suasana haru selalu terasa dengan derai airmata ibunda yang selalu menangis
saat diumumkan Okfalisa selalu berada pada predikat terbaik dan berprestasi, baik dibidang
akademik, olahraga maupun seni terutama mengaji. Tidak pernah terbayangkan budak kecik
yang selalu step dan kejang boleh jadi juara. Bahkan disaat kelulusan SMP, beliau
mendapatkan predikat siswa terbaik dengan nilai tertinggi di Rayon A. Okfalisa kecil terkenal
sangat gigih, rajin, dan keras hati jika sudah berkehendak terutama dalam menggapai mimpi
dan cita-citanya. Dalam memilih sekolahpun dia selalu ingin memilih yang terbaik. Tidak
pernah malu untuk bertanya dan belajar dengan kakak kelas, guru dari sekolah lain, atau
siapapun yang dapat memenuhi keingintahuannya. Aktif diorganisasi sebagai ketua OSIS dan
pengurus beberapa kegiatan seperti rohis, bursa (majalah dinding) membuka dan merubah
cakrawala Okfalisa kecil yang pendiam dan pemalu yang awalnya tidak banyak berbicara
menjadi Okfalisa yang aktif dan komunikatif. Selama di SMA, Okfalisa memilih jurusan Fisika
sebagai dasar pengembangan pendidikan yang ditekuni di D3 dan Strata 1 (S1) Teknik
Informatika di Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Bandung. Tamat dengan prediket tercepat
tahun 1999 untuk D3, dan S1 ditahun 2001. Disaat itu, dibuka Jurusan Teknik Informatika UIN
Suska Riau yang masih berada dibawah Fakultas Dakwah. Okfalisa ikut melamar dan
bergabung sebagai tenaga dosen kontrak yang selanjutnya diterima sebagai dosen PNS di tahun
2003. Di tahun 2005, beliau melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2) di bidang keilmuan ITManagement Fakultas Sains Komputer Universiti Teknologi Malaysia, di Johor Bahru.
Pengembaraan keilmuan dimulai untuk mendapatkan keberkahan ilmu yang lebih baik. Di
tahun 2007, setelah mendapatkan izin dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi yang saat itu
adalah Prof. Adrianto Ahmad, beliau melanjutkan Strata (S3) dengan topik Knowledge
Management Metrics to Measure the Performance of Higher Education Institution dengan
arahan supervisor terbaik dari UTM Malaysia Prof. Rose Alinda Alias. Perjalanan karir
pendidikan yang cukup panjang bagi Okfalisa sambil tidak meninggalkan peranannya menjadi
seorang istri dan ibu dari 2 orang anak. Hingga di tahun 2011 beliau berhasil menyelesaikan
program doktor dibidang Sains Komputer dan Sistem Informasi dari UTM Malaysia. Sambil
menunggu wisuda, beliau berkesempatan mengikuti program visiting lecturer selama 4 bulan
di UTM Malaysia dengan output berupa publikasi.
Pilihan yang tidak mudah, dan tanggung jawab yang tidak ringan, disaat Okfalisa
dilamar dimasa masih sedang menyelesaikan studi Strata S1 di STTTelkom Bandung di tahun
2001 oleh lelaki idaman Prof. Saktioto. Prof. Saktioto adalah suami yang banyak memberikan
sumbangsih dan pengertian yang luar biasa bagi Okfalisa dalam mengarungi kehidupan dan
menyelesaikan studi bahkan hingga mencapai capaian tertinggi dalam dunia pendidikan ini.
Seolah rahasia Allah luar biasa, hidup dan cita-cita Okfalisa berubah yang dulunya berfikir
untuk bekerja sebagai Software Engineer dan mengabdi di perusahaan IT seperti Telkom,
Indosat, yang saat itu cukup memberikan janji beralih menjadi seorang dosen atau tenaga
pengajar. Mimpi sebenarnya bisa melanjutkan S2, dan S3, bahkan bisa sampai ke gelar
Profesor. Namun, yakin dan percaya, Allah memberikan yang terbaik bagi ummatnya terutama
yang senantiasa bersyukur.
Tahun 2003 lahirlah seorang anak Sayyidati Khalishah Azzahra, seiring dengan
diterimanya beliau menjadi Dosen di Universitas Islam Negeri Sutan Syarif Kasim Pekanbaru
(UIN SUSKA), dan tahun 2008 lahirlah anak kedua diberi nama Sayyidina Anshari Ahmad
disaat beliau sedang melanjutkan sekolah S3 di UTM Malaysia. Saat itu, sempat mengambil
cuti kuliah dikarenakan kehamilan. Di tahun 2017, diusia yang tidak lagi muda Allah izinkan
untuk kelahiran anak ketiga yang diberi nama Sayyidina Abraruzahidin yang qadarullah hanya
berusia 2 hari 2 tahun setelah Ayahnda H. Muhairi Muhammad meninggal dunia.
Sekepulangan dari sekolah di tahun 2012, Okfalisa menjadi doktor pertama di jurusan
Teknik Informatika dan di Fakultas Sains dan Teknologi. Beliau dipercaya menjadi ketua
jurusan teknik informatika selama lebih kurang 3 bulan bertransformasi menjabat sebagai
Wakil Dekan 3 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau. Berbagai kegiatan dan
kerjasama yang mengangkat nama baik Fakultas Sains dan Teknologi dikancah nasional
maupun internasional telah berhasil dikembangkan, diantaranya Konferensi Internasional
Icostech yang berhasil dilakukan di Batam dengan menggandeng IEEE Indonesia Section,
Mobility Students dengan UTM Malaysia, Summer school bekerjasama dengan Jerman,
Belgia, UIN Jakarta, dan UGM. Di tahun 2018 pergantian pimpinan tertinggi di UIN Suska
Riau, masa jabatan beliau sebagai wakil dekan bagian kemahasiswaan dan kerjasama juga
berakhir. Masa ini dimanfaatkan oleh beliau untuk semakin gencar memfokuskan diri dalam
penelitian dan publikasi. Setiap tahunnya mulai dari tahun 2013 hingga saat ini, beliau berhasil
mendapatkan hibah bantuan penelitian terutama pada klaster tertinggi nasional maupun
internasional baik dari kementrian agama Republik Indonesia, maupun dari internal kampus
UIN Suska Riau, dan bantuan projek penelitian lainnya dari luar yaitu Dinas Pendidikan
Propinsi Riau, Pemerintahan Daerah Palalawan, Bank Indonesia Institut. Beberapa kolaborasi
penelitian yang sudah berhasil dilakukan adalah melalui kerjasama dengan beberapa peneliti
dari UTM Malaysia, UKM Malaysia, UiTM Perlis Malaysia, IIUM Malaysia, University de
Alsace Colmar Francis, Sheffield Hallam University, United Kingdom, Essex Business School
University of Essex, Colchester, UK, Information System Department Taibah University,
Faculty Science and Technology, dan Suan Dusit Rajabhat University Bangkok, Thailand. Saat
ini, Okfalisa diamanahkan untuk menduduki jabatan sebagai kepala Pusat Teknologi Informasi
Okfalisa selain sebagai dosen di lingkungan UIN Suska Riau, beliau juga aktif dalam
kepengurusan di Asosiasi professional diantaranya di APTIKOM Pusat, APTIKOM Propinsi
Riau sebagai kordinator bidang akademik, Indoceiss Propinsi Riau sebagai Ketua Departemen
Sertifikasi, dan Kepengurusan ICMI. Disamping itu beliau aktif sebagai Tim Penilai Angka
Kredit Dosen di lingkungan UIN Suska Riau, Tim Reviewer Penelitian dan Pengabdian
masyarakat, editor maupun reviewer dibeberapa jurnal nasional dan internasional terindex,
diantaranya Telekomnika, IAES journal, IJEEI Journal, Indonesian Journal of Artificial
Intelligence and Data Mining (IJAIDM), Journal of Intelligent & Fuzzy Systems, STIKOM
Jambi Journal, Jurnal Rekayasa Sistem & Industri, Telkom University, Jurnal Sistem Informasi
Bisnis, Universitas Diponegoro, Jurnal Teknik Informatika, Jurnal Teknologi dan Open
Source, Universitas Islam Kuantan Singingi, Sintechcom: Science, Technology, and
Communication Journal, Jurnal Ilmiah Media Sisfo, Indonesian Journal of Informatics
Research and Software Engineering, Jurnal SATIN STMIK AMIK Riau, Jurnal Ilmiah
Rekayasa Menejemen dan Sistem Informasi, International Journal of Innovation in Enterprise
System, Telkom University, Jurnal CoreIT dan reviewer conference internasional.
Okfalisa adalah Pakar bidang Business Intelligence, Decision Support System dengan
konsentrasi pada data analitikal, data mining, performance measurement, expert system, dan
machine learning. Dalam 10 tahun terakhir telah memiliki lebih 131 artikel ilmiah yang
terekam di Scopus, impact factor maupun google scholar index. Beliau juga telah berhasil
menulis 7 buah buku yang diterbitkan di Lambert Academic Publishing, GmbH & Co.KG,
U.S.A and U.K, UTM, Johor Malaysia, Pekanbaru, Riau, dan buku terakhir berjudul
“Reinventing School: Memobilisasi Momentum Perubahan Menuju Sekolah Transformatif”,
Laksana Publishing.
Sekian daftar Riwayat Hidup Okfalisa.