BP Posma adakan Rektor Cup UIN Suska Riau

Berita

PEKANBARU - Badan Penyelenggara Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa (BP Posma) kembali adakan Rektor Cup Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN-Suska) Riau, dengan tema Sportif Untuk Berprestasi.

 

Ketua Panitia BP Posma Rektor Cup UIN-Suska Riau, Muslim mengungkapkan Rektor Cup bertujuan agar tumbuhnya jiwa sportivitas dengan cara berkompetisi, menunjukkan prestasi dengan rasa kekeluargaan, dan agar mahasiswa, pegawai, karyawan dan dosen berbaur.
 
“Dengan Rektor Cup ini dapat mempererat hubungan silaturrahmi, mempunyai rasa memiliki, dan menjadi ajang prestasi, tapi yang lebih utama adalah ajang mencari bibit, karena dari sini kita akan melihat kemampuan mahasiswa dalam bidang olahraga, agar kelak bisa dilatih untuk mengharumkan nama kampus islami madani,”jelasnya, saat ditemui website Puskom UIN Suska Riau Selasa, (12/11/1213).

Lebih lanjut Muslim menjelaskan, ada lima cabang olahraga yang diperlombakan yaitu sepakbola, volly, basket, takraw dan tennis meja yang diikuti sebelas kontingen, yaitu delapan dari fakultas, satu biro AU, satu biro AK dan gabungan lembaga.

“Semua perlombaan berlangsung di area kampus UIN Suska Riau Panam, seperti basket dan takraw di SLU Madani, volly di Fakultas Pertanian dan Peternakan dan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, sepakbola di lapangan bola UIN Suska Riau dan Tennis Meja di lantai satu Gedung Rektorat”jelas Muslim

Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau, Prof Dr HM Nazir, MA dalam sambutannya mengatakan ucapan terima kasih kepada BP Posma UIN-Suska Riau, sebab ajang kompetisi seperti ini akan mempererat talisilaturrahmi antar fakultas dan pegawai. Karena biasanya masing-masing fakultas sibuk dengan dirinya masing-masing. Semoga dari ajang seperti ini kita menemukan atlet-atlet terbaik.


Menurut M Iqbal Fadhilah, mahasiswa Ilmu komunikasi UIN Suska Riau, Rektor Cup memberi kesempatan untuknya berlatih kemampuan basketnya, namun tidak didukung fasilitas yang memadai.


“Mestinya fasilitasnya diperbaiki terlebih dahulu, seperti lapangan basket. Agar mahasiswa mau meramaikan kampus untuk berolahraga.” tutupnya. (Lestari, kontributor)

 Jurnal